RSS

“REGENERASI PUCUK KEPEMIMPINAN” (Seri: Belajar dari alam)

29 Jul

Sering kali kita tidak menyadari bahwa alam memberikan pembelajaran yang sangat luar biasa. Kita pasti telah sering melihat tanaman pagar atau taman sejenis “teh-tehan” yang selalu dipangkas pucuk-pucuknya dalam waktu tertentu. Setiap kali dipangkas maka akan tumbuh puncuk-pucuk muda yang lebih lebat dan lebih indah. Dengan waktu yang teratur dan maka tamanam tersebut akan tetap menampilkan taman dengan keindahannya. Apabila pucuk-pucuk itu dibiarkan tumbuh dan tidak pernah dipangkas maka yang akan muncul adalah ketidakteraturan, monoton dan menjemukan. Namun disisi lain, pucuk-pucuk muda nan segar dan indah tersebut masih telihat lemah, tetapi pucuk muda ditopang oleh sebuah batang dan ranting-ranting yang semakin kuat dari waktu ke waktu.
Pembelajaran alam ini juga dapat dilihat dalam pertumbuhan dan perkembangan sebuah organisasi. Baik kecil maupun besar. Sebagai contoh mungkin kita bias meningingat kembali perjalanan panjang bangsa kita, Bagaimana ujung dari pemerintahan masa orde lama dan orde baru bahkan dalam orde reformasi.. kekuasaan yang panjang dan lama membuat perjalan Negara mengalami kekacauan dan diorientasi dari Tujuan berbangsa dan bernegara. Orde lama dan orde baru memunculkan kekacauan dalam system bernegara kita antara lain pebubaran perwakilan rakyat pada masa orde lama dan kolusi korupsi dan nepotisme pada masa orde baru yang menghancurkan ekonomi Indonesia. Dan saat ini, dipenghujung dua periode pemerintahan SBY mulai muncul berbagai masalah baru seperti century dan hambalang dan lain sebagainya.
Gambaran untuk regenerasi tentunya tidak sebatas pada pucuk pimpinan sebuah Negara atau organisasi besar, tetapi juga regenerasi untuk pimpinan level-level berikut sebagai contoh Direktur jenderal, direktur, deputi, kepala pusat, asisten deputi dan lain sebagainya. Sebagaimana tanaman yang perlu adanya pembaharuan atau penyegaran dengan penggantian tempat atau wajah wajah baru. Dengan melakukan penyegaran pucuk-pucuk muda..para pimpinan akan lebih dapat menunjukan kesegaran dan keindahannya dengan berbagai kreatifitas dan inovasinya dan sebaliknya jika menguasi tempat tertentu dengan waktu yang lama tanpa penyegaran maka tunggulah kekacauan dan stagnasi organisasi.
Semoga tahun ini dan seterusnya akan dapat memiliki pemimpin dari pucuk-pucuk mudah yang segar dan indah penuh dengan inovasi dan terobosan untuk mencapai tujuan baik organisasi kecil maupun tujuan Negara.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 29, 2013 in Uncategorized

 

Tag: , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: