RSS

STRATEGI MELESATKAN DIRI DALAM KARIR (JFT) PROFESIONAL (tehnik akselerasi)

22 Okt

Saat ini tidak kurang dari 114 jabatan fungsional tertentu (JFT) yang telah disahkan oleh kementerian PANRB seperti Peneliti, analis kebijakan publik, pustakawan, arsiparis, widyaswara dan lain sebagainya. Dan, JFT ini masih sangat berpotensi terus bertambah dimasa depan. Hal ini dilihat dari banyaknya kementerian dan lembaga non kementerian yang mengajukan jabatan fungsional tertentu.
Tapi ironisnya, peningkatan jumlah JFT tidak disertai dengan peningkatan minat pegawai negeri untuk memasuki jabatan JFT. Jalur JFT adalah jalur mandiri (bukan individu) yang membutuhkan komitment untuk menjadi sosok yang professional dibidangnya. Berbagai alasan disampaikan mereka mulai dari “ribet sampai kesulitan mengumpulkan angka kridit”. Memang dalam berkarir JFT konsekuensi adalah harus mengumpulkan angka kridit, karena itu merupakan bukti dari kinerja mereka bukti kelayakan mereka menduduki level yang lebih tinggi dan bukti mereka layak mendapatkan tunjangan yang lebih baik.
Alasan banyak orang yang tidak tertarik masuk JFT memang tidak sepenuhnya salah tetapi juga tidak sepenuhnya benar. Karena memang mindset pegawai negeri dari jaman bahola sampai jaman reformasi yang berjilid-jilid.. jabatan structural lebih bergengsi dan dianggap menjadi “bukti kesuksesan dalam karir di birokrasi”. Sedangkan pandangan JFT masih dilihat sebagai “parkir” atau bahkan “buangan” dari pegawai yang tidak tertpilih. Pandangan ini tentunya sangat menyedihkan ditengah semangat birokrasi kita menciptakan orang-orang yang ahli atau pakar dalam bidangnya masing-masing. Bahasa kerennya menjadi Profesional sejati.
Kembali kesalah satu “hantunya” yakni kesulitan dalam angka kridit. Berbagi pengalaman saja untuk para pegawai negeri yang ingin berkarir dalam JFT. Saya berkarir di JFT sejak tahun 2009 dan dimulai dari titik terendah yakni Peneliti pertama/IIIa. dan saat ini tahun 2013 pada posisi Peneliti Madya / IVa. Atau bisa dikatakan setiap tahun selalu naik pangkat dalam JFT. Mestipun belum sampai pada posisi utama, saya berharap coretan ini akan memberikan inspirasi pada bapak/ibu semua.
Bagaimana strateginya mengakselerasi karir dalam JFT ? ini tentunya berdasarkan apa yang telah saya jalani selama ini . pertama : membuat “scenario planning individu”, ini merupakan langkah awal yang sangat penting bagi bapak/ibu untuk menentukan kecepatan karir di JFT. Scenario planning tersebut tentunya harus memuat berbagai alternative strategi pencapainnya, untuk yang ini tentunya sangat tergantung dari jenis JFTnya. Kenapa hal ini sangat penting ? karena sebagian besar dari JFT tidak memiliki scenario planning individu. Seakan mereka hanya mengalir mengikuti arus, dan saya tekankan ini “itu adalah awal kegagal dalam karir JFT” so buatlah rencana karir anda sendiri. Kedua : komitmen dengan scenario planning yang telah dibuat. Ketiga : bergabunglah dengan komunitas JFT untuk memelihara semangat dan motibvasi serta berbagi tip-tip cerdas JFTnya. Keempat : Bangunlah budaya belajar bersama antar dan inter JFT.
Kalau bapak/ibu yang ingin mengetahui bagaimana membuat strateginya silahlah hubungi saya di email suripto3x@rocketmail.com atau facebook : Knowledge Shared Forum. Dengan senang hari Saya akan berbagi…Semoga bermanfaat.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 22, 2013 in Uncategorized

 

Tag: , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: