RSS

INOVASI, MENANG & HIDUP “Kesadaran kolektif Innovation Nation dan kemenangan persaingan global”

02 Apr

Inovasi sebuah Negara bukan seperti cerita legenda “roro jonggrang” yang mampu membangun candi seorang diri dalam satu malam. Inovasi merupakan perpaduan kekuatan kolektif dari banyak aktor, banyak disiplin ilmu dan banyak sumber daya lainnya. Mengingat pentingnya hal tersebut, maka sangat penting untuk membangun kesadaran kolektif untuk berinovasi. Apalagi inovasi yang dilahirkan untuk pertarungan antara Negara, perlu adanya kesadaran bersama membangun langkah bersama yang sinergis antara satu aktor dengan aktor lainnya.

Kesadaran kolektif eropa dalam inovasi dibangun sejak 1990-an terutama untuk sector industry dan kemajuan teknologi.Kesadaran itu diwujudkan dengan kebijakan Integrated European Research Area (ERA Project), ERA bertujuan mencapai koherensi yang tinggi antara kebijakan riset, investasi dan pembangunan untuk meningkatkan dampak riset pada kemampuan daya saing.

Kesadaran berkolaborasi dalam inovasi juga tumbuh di China, Tsinghua dan Peking University membangun Zhongguancun Technology Center di barat-laut Beijing. “Perkebunan inovasi” ini berisi tidak kurang dari 12-an ribu perusahaan higt-tech dengan setengah juta tenaga ahli. Dari Zhongguancun, negeri ini sukses menelurkan Longsoon, mikroprosesor dunia pertama ciptaan ilmuwan China. Bahkan untuk mencapai ambisinya menjadi Innovation Nation, China siap mendukung dengan kebijakan dana riset sebesar 2,5 persen pada tahun 2020. Dan pada akhirnya China telah menerapkan kebijakan untuk mewujudkan Innovation Society 2025 in China.

Bagaimana dengan kesadaran kolektif inovasi kita ? Saat ini kita telah banyak memiliki kebijakan “tentang inovasi” antara lain Komite Inovasi Nasional, Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, One Agency One Innovation dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Open Government Indonesia dari Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), Innovation Government Award dari Kementerian Dalam Negeri, dan seterusnya. Dari pelaksanaan Kebijakan tersebut seakan masih berjalan masing-masing dan bahkan seakan bersaing antar kebijakan. Sehingga perlu adanya sinergi kebijakan untuk untuk menciptakan kesadaran kolektif innovation nation di lingkungan “birokrasi”.

Dalam sektor bisnis dalam negeri juga juga masih melakukan “perang saudara” baik antara corporate privat murni maupun corporate privat-government (BUMN), mestipun ada beberapa corporate yang telah melakukan kolaborasi inovasi seperti Semen Indonesia. dan tentunya masih perlu dibangun kolaborasi-kolaborasi lebih banyak dengan membangun innovation nation.

Dalalm innovation nation tentunya tidak hanya dua actor tersebut diatas, tetapi masih ada satu actor lagi yakni inventor yang bisa berasal dari masyarakat/akademiki/litbang. Dalam inventor ini juga masih berjalan sendiri-sendiri dan belum tertata secara baik, sehingga parsel-parsel invensi tersebut belum dapat menjadi satu kesatuan yang utuh.

Hal yang tepenting dalam Innovation Nation, adalah dengan meningkatkan Kesadaran kolektif dengan menciptakan Innovation Nation consensus. Konsensus disini dapat diwujudkan dengan membuat instrument yang mampu memberikan irama senada Antara ketiga actor tersebut. Instrumen tersebut dapat berupa kebijakan yang dapat mengatur peran dari setiap actor innovation nation. (Veteran 10, 02042014)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 2, 2014 in Inovasi

 

Tag: , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: